Website kami telah dipindahkan ke alamat https://www.smkn1-tng.sch.id

Pengumuman Website kami telah dipindahkan ke alamat yang baru yaitu smkn1-tng.sch.id

Pengaruh Budaya Dalam Animasi

Film Animasi atau film kartun yang lazim kita kenal didalam tayangannya yang sangat menarik, lucu, jenaka, sehingga anak anak sangat suka dengan tayangan film tersebut. Animasi tidak saja disukai oleh anak anak akan tetapi banyak dikalangan dewasa juga suka menonton film ini, bahkan menjadi tren dikalangan anak anak sampai remaja, inilah adalah kenyataannya.

Sekitar tahun 1926 Amerika pertama kali membuat film animasi yang di produksi oleh walt disney berjudul mickey mouse, film animasi ini belum begitu dikenal oleh masyarakat dunia tetapi terus dikembangkan sampai tahun 1937, nah ditahun inilah masyarakat dunia mulai suka dengan tayangan film animasi ( film katun ), wald disney terus mengembangkan animasinya mereka membuat judul judul film animasi baru dan menciptakan karakter yang khas seperti, donal duck, goofy, dll, belum lagi dari perusahaan animasi Hanna babera, seperti ” tom and jerry”.Dari mulai pengembangan inilah Amerika mulai menyisipkan budayanya kedalam film animasi, dan saat itu juga mulai gencar animasi diproduksi kemudian diditribusikan ke manca negara, dari sejak itu pula masyarakat dunia mulai terinspirasi budaya amerika sampai saat ini

Hal ini ditela’ah oleh jepang, mulailah mereka membuat film animasi dengan judul “ dora emon” kemudian “sincan”, kapten subasa, Naruto, dll, begitu gencarnya mereka memproduksi film animasi dengan menyisipkan budayanya kemudian disebarkan ke negara negara jangkauannya, apa yang terjadi ?

Dari situlah masyarakat kita mulai ter inspirasi dengan budaya jepang, sampai anak anak kita sangat mengenal tokoh tokoh kartun jepang ketimbang tokoh tokoh legenda bangsa sendiri, hal ini sangat memprihatinkan, belum lupa dari ingatan kita negara tetangga kita memproduksi film animasinya yang berjudul “Upin dan Ipin” begitu keras pengaruhnya di masyaraka kita, dari mulai anak anak, remaja. Orang tua sampai dikalangan selebritis kita terkena dampaknya, dengan kata kata “betul betul betul”, artinya budaya melayu mereka sudah terserap dimasyarakat kita.

Baru baru ini india juga membuat film animasi dengan judul “kresna” rasanya mereka juga ingin menyebarkan budayanya ke negara negara jangkauannya, saya yakin disuatu saat film animasi india disenangi oleh masyarakat kita, jikalau ini terjadi saya yakin lima atau sepuluh tahun kedepan masyarakat kita tidak kenal lagi dengan budaya nya sendiri.